Kisah pelayan yang memecahkan permata sang raja

Sultan Mahmood memiliki seorang pelayan bernama Ayyaz. Ayyaz terkenal karena sopan santun dan hikmatnya. Dulu, Sultan Mahmood memegang permata berharga di tangannya sambil duduk bersama menteri-menterinya.

Dia mengatakan kepada salah satu menteri untuk memecahkan permata itu. Karena permata itu sangat mahal, menteri menolak untuk memecahkannya.

Kemudian Sultan mengatakan kepada menteri lain untuk mematahkannya. Mereka juga menolak untuk mematahkan permata tersebut.

Satu persatu para menteri menolak untuk memecahkan permata berharga itu karena nilainya sangat tinggi. Kemudian Sultan Mahmood menyerahkan permata itu ke Ayyaz dan meminta untuk memecahkannya.

Ayyaz segera mengambil batu itu ke tangannya dan melemparkannya keras ke lantai. Permata itu hancur berkeping-keping.

Sultan bertanya kepada Ayyaz mengapa dia memecahkan permata itu sementara yang lain menolak untuk melakukannya. Ayyaz berkata “Permata itu berharga, tapi perintahmu lebih berharga.”

Kita harus belajar dari cerita ini bahwa biarpun hal-hal di dunia ini sangat berharga, tetapi tatanan Allah jauh lebih berharga. Jadi, kita harus mengikuti perintahNya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan