Kisah orang tua sakit-sakitan yang sabar

Saat melewati sebuah celah gunung, seorang Badui pernah bertemu seorang pria tua yang buta dan yang sepertinya menderita berbagai penyakit di sekujur tubuhnya. Jelas terlihat bahwa dia telah disia-siakan oleh siapapun itu yang menjadi keluarganya.

Dia bahkan lumpuh dan terus-menerus dipaksa untuk tetap duduk. Orang Badui dapat dengan jelas mendengarkan apa yang pria tua itu katakan

“Semua pujian adalah untuk Allah, yang telah membuat saya aman dari penyakit yang telah Dia uji di antara ciptaan-Nya, dan Dia memang lebih memilih saya daripada banyak orang yang Dia ciptakan.”

“Saudaraku” seru si Badui.

“Engkau diselamatkan dari apa? Demi Allah, saya pikir Anda telah menderita banyak jenis penyakit!”

“Pergilah dari sini,” kata orang tua itu, sambil mengangkat kepalanya. “Apakah aku masih memiliki lidah yang dengannya aku dapat mengucapkan Keesaan-Nya, dan dengan mana saya dapat mengingat Dia setiap saat? Dan apakah saya masih memiliki hati yang dengannya saya bisa mengenal Dia?”

Kata-kata orang tua ini sudah cukup bagi orang-orang Badui untuk bertobat kepada Allah atas dosa-dosanya dan meminta pengampunan dari Dia.

Ingat, selalu ada orang lain yang berada dalam masalah besar, lebih dari Anda.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan