Kisah Juraij yang dituduh menghamili seorang perempuan

Dikisahkan oleh Abu Huraira: Rasulullah Muhammad SAW berkata, “Ada seorang pria Israel bernama Juraij, saat dia sedang berdoa, ibunya datang dan memanggilnya, tapi dia tidak menanggapi panggilannya.

Dia bertanya kepada dirinya sendiri, apakah dia harus melanjutkan sholat atau membalasnya Ibu.

Kemudian ibunya datang untuk kedua kali dan memanggilnya, lalu berkata, “Ya Allah! Jangan biarkan dia mati sampai dia melihat wajah pelacur. ”

Juraij dulu tinggal di sebuah pertapaan. Seorang wanita mengatakan bahwa dia akan merayu Juraij, maka dia mendatanginya dan membuka semua pakaiannya, tetapi Juraij menolak.

Setelah itu ia pergi ke seorang gembala yang mau melakukan hubungan badan. Selanjutnya ia pun melahirkan seorang anak laki-laki.

Dia menghembuskan isu bahwa bayi itu adalah anak dari Juraij. Orang-orang pun berang dan pergi ke rumah Juraij untuk menghancurkan pertapaannya, menarik dan mengusirnya dari sana.

Tapi Juraij dengan tenang mengambil wudhu dan menunaikan sholat, lalu dia mendatangi bayi itu dan bertanya kepadanya, “Wahai anak laki-laki! Siapakah ayahmu? ”

Secara ajaib bayi itu menjawab bahwa ayahnya adalah seorang gembala. Orang-orang yang mendengarnya merasa malu, kemudian sepakat membangunkan sebuah pertapaan nan mewah tapi Juraij meminta mereka untuk membuatnya dari lumpur saja.”

Sumber: Sahih Bukhari (Volume 3, Buku 43, Nomor 662)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan