Seperti ini ciri-ciri kambing qurban milik Rasulullah

Setiap tahun, pada tanggal 10 sampai dengan 13 Dzulhijjah, umat islam terutama yang mampu disunnahkan untuk menyembelih hewan qurban. Qurban adalah bentuk syukur kaum muslimin kepada Allah Ta’ala atas nikmat-nikmatnya dan bentuk teladan atas kebiasaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.

Seperti amalan ibadah lainnya, berqurban juga ada aturan dan syarat yang harus dipenuhi. Yang pertama berkaitan dengan kriteria hewan yang hendak disembelih. Ada satu riwayat yang dikutip oleh Ustadz Farid Nu’man Hasan yang menyebutkan cici-ciri kambing yang dipilih Nabi untuk dijadikan hewan qurban berdasarkan hadits shahih.

“Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam memotong unta dengan tangannya sendiri sambil berdiri. Di kota Madinah, beliau memotong dua ekor kambing Kibasy yang amlahain.”

Hadits shahih ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari Radhiyallahu ‘anhu dan termaktub dalam Shahihnya, nomor 1551.

Apakah makna Kabsyain Amlahain (dua Kibasy yang amlahain)?

Al-Amlah artinya putih tanpa campuran. Al-‘Iraqi mengatakan, “Yang benar adalah putih dan hitam. Namun putihnya lebih banyak.” (Bulughul Maram, Hal. 252, Cat kaki no. 4. Cet. 1. 1425H – 2004M. Darul Kutub al-Islamiyah)

Sementara itu, menurut penjelasn Syaikh Abu Bakar bin Jabir al-Jazairi, “Hewan qurban paling utama adalah kambing Kibasy yang bertanduk, jantan, putih bercampur hitam di sekitar mata dan kakinya. Karena ciri-ciri seperti itulah yang disukai oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam dan beliau berqurban dengannya.”

Sementara itu, Ummul Mukminin ‘Aisyah binti Abu Bakar ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘Anhuma mengatakan, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam berqurban dengan Kibasy yang bertanduk, kaki-kakinya hitam, dan ada warna hitam di sekitar kedua matanya.”

Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi Radhiyallahu ‘anhu. Beliau menilainya sebagai hadits shahih. (Minhajul Muslim, Hal. 237. Cet. 4. 2012M/1433H. Maktabah Al ‘Ulum wal Hikam, Madinah Al Munawwarah)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan