Kisah nabi, doa unik yang langsung dikabulkan Allah

Doa adalah kekuatan, doa adalah senjata dan doa adalah perisai. Umat muslimin memiliki senjata ini untuk menghadapi berbagai cobaan kehidupan. Di dalam al-quran sudah diceritakan banyak sekali kisah yang menunjukkan kekuatan doa. Berikut adalah 2 doa unik yang dikabulkan oleh Allah tanpa ditunda.

Doa Nabi Ayyub

Kisah doa Nabi Ayyub ini disebutkan dalam Surat Al Anbiya’ ayat 83-84.

“Dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika ia berdoa kepada Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah disentuh bahaya (musibah/penyakit) dan Engkau adalah Tuhan yang Maha Penyayang di antara semua penyayang. Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadaya dan Kami lipatgandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah” (QS. Al Anbiya’ : 83-84)

Apa uniknya doa ini? Allah menguji nabi Nabi Ayyub diuji. Ia yang tadinya kaya raya berlimpah harta tiba-tiba terkena penyakit yang menahun. Karena sakit, nabi Ayyub kesulitan untuk bekerja dan kekayaannya pun perlahan-lahan habis. Penyakitnya tergolong penyakit yang menular yang mengakibatkan masyarakat di tempatnya merasa takut, jijik dan juga ngeri. Dengan alasan tidak mau tertular, Nabi Ayyub lalu diusir dari desa. Penyakit itu pun lalu menulari anak-anak Nabi Ayyub. Satu per satu tertular, sakit, akhirnya meninggal. Hingga seluruh anaknya yang berjumlah sembilan itu pun meninggal.

Nabi Ayyub mulai putus asa ketika mengetahui istrinya menjual rambut sampai gundul demi memberinya makan. Dalam keputus asaannya itulah Nabi Ayyub berdoa, tidak ada lafadz meminta. Ia hanya curhat, bahwa ia sedang ditimpa musibah. Doanya juga pendek, meskipun musibahnya panjang.

Setelah Ayyub berdoa, Allah kemudian mengabulkan doa ini dengan segera. Ia kembali sehat. Hartanya kembali banyak. Dan mereka berdua kembali memiliki anak yang jumlah dan jenis kelaminnya sama dengan anak-anak sebelumnya; sembilan putri.

Doa Nabi Yunus

Kisah doa Nabi Yunus ini disebutkan dalam Surat Al Anbiya’ ayat 87-88.

“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus) ketika ia pergi dalam keadaan marah lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: ‘Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim’. Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman” (QS. Al Anbiya’ : 87-88)

Nabi Yunus berada dalam kegelapan, karena ia sedang berada di dalam perut ikan Hiu. Ia sadar berada di dalam lautan yang sangat dalam. Pada saat itulah ia berdoa, dengan doa yang unik. Tidak ada lafadz memohon diselamatkan dari sana, tetapi Nabi Yunus hanya bertauhid, menyucikanNya dan mengakui telah melakukan kesalahan, tidak amanah terhadap perintahNya. Fastajabnaa lahu, maka Allah pun mengabulkan doa itu.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan