Divonis tak berumur panjang, pria ini malah sembuh total sepulang dari haji

Mukjizat selain milik para Nabi dan Rasul, berada di tangan Allah SWT. Tak ada satupun makhluk di dunia ini yang mampu membuat mukjizat. Dan kisah satu ini menjadi bukti, hanya Allah yang maha berkehendak terhadap sesuatu.

Dikisahkan ada seorang pria yang menderita diabetes parah. Karena sakitnya itu, ia mengalami luka yang sudah membusuk. Saking parahnya, bau busuknya tercium dari jarak sekian meter. Tapi ia tetap nekad menjalani ibadah haji karena merasa tidak akan hidup lebih lama lagi. Dokter tempat ia berobat sendiri sudah menetapkan kematiannya yang hanya selang dua bulan dari sekarang. Dalam kondisi terpuruk itu, ia hanya mendapatkan dukungan dari paman dan anak-anaknya.

Seolah semua orang bertolak menjauhinya, ia tetap istiqomah menjalankan semua rukun-rukun haji dengan khusuk. Sambil meluruskan niat, saat sedang berada di gurun tak jauh dari Masjidil Haram, laki-laki itu berguling-guling tanpa merasakan malu atau panas. Bahkan orang-orang mengira dia sudah gila.

Tapi apa yang selanjutnya terjadi sunggu mengejutkan. Perlahan-lahan lukanya mengering dan bahkan menghilang tanpa jejak. Ia pun sangat terkejut tapi juga tidak percaya. Pasalnya selama berada di tanah suci, praktis ia tidak menjalani pengobatan secara intensif.

Sesampainya di tanah air, ia mendesak dokternya untuk melakukan tes ulang atas penyakitnya. Bahkan ia sengaja terbang ke Singapura untuk mencari pendapat kedua.

Sesampainya di Singapura, dokter terkejut. Katanya, “Anda tidak menderita penyakit apa pun.”

Seperti mendapat durin runtuh, dia pulang dengan membawa nadzar yang mulia, “Saya akan tebang 1000 pohon durian Bangkok dari 1700 pohon. Selanjutnya, saya akan membangun sebuah mushola di atasnya.”

Benarlah, mushola bagus nan asri itu berdiri di tengah sisa kebun duriannya. Kini, laki-laki ini hidup bahagia dengan istri dan lima anaknya di kawasan Jakarta.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan