Ciri-Ciri Dajjal Berambut Keriting Menurut Hadist Nabi Muhammad SAW

TopikIslam.comCiri-Ciri Dajjal – Kisah dajjal adalah kisah yang di sebutkan dalam beberapa hadist sebagai pedoman untuk orang-orang yang beriman, agar lebih meningkatkan ketaqwaanya kepada Allah swt.

Kisah Dajjal ini penuh misteri dan membuat merinding bulu kuduk dan tidak sedikit pula orang membahasnya dan memperdebatkanya, apakah kisah itu benar-benar terjadi atau tidak ?.

Sebagai umat muslaim yang ta’at dan tunduk pada Allah dan Rasulnya, maka harus mempercayainya dengan sepenuh hati.

Dan bagi anda yang ragu dan tidak percaya, saya mohon untuk tidak melanjutkan membaca artikel ini. (Islam yang lemah Imanya). Dan bagi anda yang muslim sejati maka artikel ini, layak anda baca.

ciri-ciri-dajjal

 

Kisah dajjal dan Ya’juz wa Ma’juz

Berdasarkan Hadist Nabi Muhammad saw.

Artinya :
Dari An-Nawas bin Sim’an ra. Berkata : “Pada suatu pagi Rasulullah saw. Menceritakan tentang Dajjal.

Di dalam bercerita itu beliau merendahkanmelirihkan dan mengeraskan suaranya sehingga kami mengira bahwa Dajjal itu berada di tengah-tengah kebub korma.
Ketika kami ke kebun beliau mengetahui maksud kami, kemudian beliau bertanya : “Apa maksudmu?”.

Kami menjawab : “Wahai Rasulullah, tadi engkau menceritakan tentang Dajjal, dan di dalam bercerita itu engkau merendahkanmelirihkan dan mengeraskan suara sehingga kami mengira bahwa Dajjal itu berada di tengah-tengah kebun korma”.

Beliau bersabda : “Selain Dajjal ada yang lebih akau khawatirkan, jika Dajjal keluar sedangkan aku masih berada di tengah-tengah kamu sekalian niscaya cukup aku saja yang melawanya tanpa kamu.
Jika Dajjal keluar sedangkan aku sudah tidak berada di tengah-tengah kamu sekalian maka masing-masing orang harus bisa mempertahankan dirinya sendiri, Allah sebagai gantiku di dalam melindungi setiap muslim.

Dajjal itu adalah seorang pemuda yang berambut keriting, matanya agak menonjol keluar. Kalau boleh aku mengumpamakan, dia dia itu seperti ‘Abdul ‘Uzza bin Qathan.

Barangsiapa di antara kamu sekalian menjumpainya maka hendaklah mmembaca permulaan surat Al-Kahfi kepadanya.

Dajjal keluar di antara syam dan Irak, kemudian membuat onar ke kanan dan ke kiri, wahai hamba Alah teguhkanlah pendirianmu”.

Kami bertanya :
“Wahai Rasulullah, berapa lama ia di permukaan bumi ini ?

Beliau menjawab : ‘Empat puluh hari. Sehari seperti satu tahun, sehari seperti satu bulan, sehari seperti satu minggu, dan hari-hari yang lain seperti hari-hari biasa”.

Kami bertanya :
“wahai Rasulullah, pada hari yang seperti satu tahun itu apakah kita cukup mengerjakan shalat seperti satu hari biasa saja ?”

Beliau bersabda : “Tidak,kira-kirakan saja “.

Kami bertanya : “Wahai Rasulullah, bagaimana kecepatanya di permukaan bumi ini ?”.

Beliau bersabda : seperti awan yang di dorong oleh angin. Ia datang kepada sesuatu kaum dan mengajak mereka, maka merekapun mempercayainya dan mengikuti apa yang diperintahkanya.

Ia menyuruh langit untuk segera menurunkan hujan, ia menyuruh tanah untuk menumbuhkan tanaman-tanaman maka tumbuhlah tanaman-tanaman, sehingga kembalilah para pengembala dengan ternak yang segar bugar, teteknya penuh dengan air susu serta lemak itu gemuk-gemuk.

Kemudian ia datang kepada sesuatu kaum dan mengajak mereka tetapi mereka menolak ajakanya itu dan ia pergi meninggalkan mereka, kemudian keadaan mereka sangat menyedihkan karena tiada sedikitpun harta kekayaanya mereka.

Ia berjalan melewati daerah yang kosong dan berkata kepadanya “Keluarkanlah simpananmu” maka simpanan kekayaan daerah itu mengiringi dajjal sebgaimana raja lebah yang diiringi oleh pasukan lebah.

Kemudian ia memanggil seseorang yang masih sangat muda dan di penggalnya dengan pedang, di potong menjadi dua lalu dibuang sejauh mungkin kemudian Dajjal memanggilnya dan pemuda yang di pengal itu datang dengan muka yang berseri-seri sambil tertawa.

Dalam keadaan yang seperti itu tiba-tiba Allah swt. Mengutus Al-Masih (Isa) bin Maryam saw. Di mana beliau turun pada menara putih di sebelah timur Damaskus, turun dengan meletakan kedua telapak tangannya pada sayap kedua Malaikat.

Bila beliau menundukan kepala maka beliau meneteskan air mata mengalirlah butiran yang seperti mutiara.

Tiada seorang kafirpun yang mambau-bau nafasnya melainkan ia pasti meninggal dunia. Dan nafasnya itu sampai pada batas pandanganya.

Beliau mencari Dajjal sehingga di temukanya di Bab Lud (nama sebuah daerah di palestina), lantas bel iau membunhnya.

Kemudian Isa saw. Datang pada suatu kaum yang di pelihara oleh Allah dari gangguan Dajjal, beliau lantas mengusap muka mereka dan menceritakan derajat mereka di dalam syurga.

Dalam keadaan yang demikian itu, tiba-tiba Allah Ta’ala memberi wahyu kepada Isa saw. : “sesungguhnya aku telah mendatangkan makhluk kepada hamba-ku, yang tiada seorangpun dapat memerangi mereka maka ungsikanlah hamba-ku ke bukit Thur”.

Allah mendatangkan Ya’ju dan Ma’juz, mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat-tempat yang tinggi.

Rombongan yang pertama di antar mereka berjalan melewati danau thabariyah dan meminum semua air yang berada di semua danau itusehingga rombongan yang terakhir berkata : “tadi disini penuh dengan air”.

Nabi Allah Isa saw. Beserta para sahabat terkepung sehingga nilai kepala lembu bagi seseorang di antara mereka itu lebih berharga dari pada seratus dinar bagi seseorang di antara kamu sekalian waktu sekrang ini”.

Nabi Allah Isa saw.beserta para sahabatnya ra. Merasa sangat benci kepada Ya’juz dan Ma’juz serta mereka bero’a kepada Allah Ta’ala.
Allah Ta’ala lantas mendatangkan penyakit kepada Ya’juz dan Ma’juz sehingga mereka mati serentak.

Kemudian Nabi Allah Isa saw. Beserta para sahabatnya ra. Turun dari bukit ke bumi, mereka tidak mendapatkan sejengkal tempatpun di permukaan bumi ini melainkan sudah penuh dengan bangkai dan bau busuk.

Maka Nabi Allah Isa saw. Beserta para sahabatnya berdo’a kepada Allah, kemudian Allah Ta’ala mengutus burung yang seperti leher onta lantas mengambil dan membuang bangkai-bankai Ya’juz dan Ma’juz pada tempat yang di kehendaki oleh Allah.

Kemudian Allah menurunkan hujan lebat sampai menggenangi rumah dan tempat (sarang) binatang untuk mencuci bumi sehingga bumi ini sangat bersih seperti batu yang licin.
Kemudian di perintahkan kepada bumi : “Tumbuhkanlah buah-buahanmu dan keluarkanlah barakahmu”.

Maka waktu itu orang-orang cukup makan Delima dan bernaung dengan kulitnya serta di beri barakah dalam susu satu sapi cukup untuk satu suku bangsa, dan air susu satu kambing cukup untuk beberapa orang, sewaktu mereka dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba Allah Ta’la mengutus angin segar yang masuk lewat bawah ketiak mereka serta mencabut roh setiap orang mukmin dan Muslim.
Dan orang-orang yang jahat masih tetap hidup di dunia di mana mereka saling berbuat kekacauan seperti keledai, maka pada mereka itulah terjadi hari kiamat” (HR.Muslim).

Semoga kisah yang telah anda baca ciri-ciri dajjal berambut keriting menurut hadist Nabi Muhammad saw. kiranya dapat mempertebal iman dan keyakinan kepada Allah SWT.

Allahumma shali ‘ala syayidina Muhammad Wa’ala ‘ali syayidina Muhammad.
Amin ya rabal’alamin.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan