Bentuk Perbuatan Riya dan Cara Mengobatinya

Perbuatan Riya – Kami rasa kita sebagai umat muslim sudah sangat akrab mendengar kata riya, baik itu perbincangan kehidupan sehari hari atau juga mendengar dari tausiyah para kyai atau ustad ketika membahas pengajian tentang riya. Jadi apa seh sebenarnya riya itu? Dalam agama Islam, riya merupakan perilaku yang tercela. Untuk penjelasan lengkapnya, riya adalah segala aktivitas atau tindakan suatu amalan baik itu shalat maupun sedekah agar orang lain bisa melihatnya lalu memujiya.

Perbuatan Riya

Riya termasuk penyakit hati yang wajib dihilangkan atau di jauhi bagi setiap umat Islam, karena perbuatan riya dapat merusak akidah serta dapat menghilangkan kepasrahan kita kepada Allah SWT. Karena dasar dari perbuatan riya sendiri ingin dipuji oleh manusia bukan Allah, jadi sudah dipastikan apabila seseorang yang ingin melakukan sebuah amal atau ibadah karena ingin dipuji oleh manusia sudah dipastikan niat ibadah atau amalnya tidak lillahita’ala.

Hukum Perbuatan Riya

Untuk Hukum Riya sendiri merupakan dosa besar, sebab riya termasuk salah satu perbuatan syirik kecil. Sesuai penjelasan hadist Baginda Nabi yang dijelaskan oleh Mahmud bin Labid yang menjelaskan bahwa

Hukum Perbuatan Riya

Bentuk Riya

Kemudian untuk bentuk riya beraneka ragam tergantung jenisnya, bisa berupa perkataan, perbuatan atau juga penampilan yang diniatkan untuk mencari pujian atau sanjungan dari manusia maka dari itu perbuatan tersebut termasuk bentuk dari riya yang sangat tidak dibolehkan atau dilarang oleh agama Islam.

Tentunya setiap perbuatan yang dilarang oleh agama Islam pasti akan menimbulkan dampak yang tidak baik atau bahaya. Sama halnya dengan perbuatan riya, juga dapat menimbulkan bahaya. Ingin tahu apa saja bahaya riya? Perhatikan penjelasannya dibawah ini.

Sebagaimana yang sudah kami jelaskan di atas bahwa perbuatan riya merupakan salah satu penyakit hati yang sangat berbahaya yang wajib dihilangkan. Karena dampaknya sangat negatif bagi mereka yang melakukannya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Baqarah: 264.

Al baqarah 264

Dari ayat tersebut bisa di jelaskan bahwa Allah SWT memberitahukan atau menjelaskan bahwa akibat amalan sedekah yang selalu dipamerkan atau disebut sebut maka akan berakibat sebagaimana akibat dari perbuatan riya, yang dimaksudkan yaitu pahala amalan yang di lakukannya tidak berarti karena di tolak oleh Allah SWT. Penjelasan ayat yang diatas hanya sebuah celaan saja, kemudian ada ayat lain lagi yang menjelaskan tentang ancaman Allah terhadap orang yang berbuat riya yang dijelaskan dalam surat Al Maa’uun: 4-7.

Al Maa’uun 4-7.

Dan yang perlu di ingat riya yang dapat membatalkan sebuah ibadah atau amalan yaitu apabila riya itu menjadi dasar suatu niatan. Akan tetapi jika riya itu muncul secara tiba tiba atau tidak disangka serta tidak berkelanjutan maka tidak membatalkan sebuah amalan. Wallahualam Bishawab.

Terus adakah cara menghilangkan atau mengatasi perbuatan riya ini? Secara tegas jawabannya ada, dengan catatan apabila diniatkan secara sungguh sungguh. Bagaimanakah cara mengobati perbuatan riya yang sudah mengendap dalam hati, untuk penjelasan lengkapnya lihat dibawah ini.

Cara Mengobati Riya

Mengetahui dan Memahami Sifat Sifat Allah (Asmaul Husna)

Jika anda pernah belajar mengenai asmaul husna pastinya anda akan mengerti sifat sifat agung Allah SWT. Apa saja yang dilakukan oleh kita walupun hanya kita saja yang mengetahui dan manusia lain tidak mengetahuinya, namun Allah SWT mengetahui apa saja yang terlihat atau pun juga yang tidak terlihat. Kita hidup tidak akan bisa lepas dari pengamatan dari Allah SWT, sama halnya kita apabila melakukan sebuah ibadah yang menjadi dasar ingin di puji oleh orang lain pasti Allah SWT tetap mengetahuinya.

Selalu mengingat tentang kematian.

Apabila kita selalu mengingat akan kematian yang datang kapan saja pastinya kita akan selalu beribadah secara ikhlas hanya mengharap ridha dan pahala dari Allah SWT. Sebab hanya amalan dari Allah SWT yang hanya bisa menyelamatkan kita di hari pembalasan kelak.

Selalu bermunajat serta merasa takut dari pebuatan riya

Dari zaman Nabi masih hidup, beliau selalu mengajarkan kepada sahabat dan umatnya untuk berdoa kepada Allah supaya kita dijauhkan dari perbuatan syirik besar dan kecil. Hal ini sesuai dengan hadist yang dirawayatkan Al Imam Ahmad dan At Thabrani, adapun doa supaya dijauhkan perbuatan riya bisa dilihat dibawah ini.

doa di jauhkan perbuatan riya

Selalu memperbanyak amal shaleh

Cara mengobati perbuatan riya selanjutnya yakni selalu melakukan perbuatan amal shaleh, baik itu dalam keadaan sendirian maupun dihadapan dengan orang banyak. Sebab tidak dibenarkan apabila tidak melakukan ibadah karena takut riya. Malahan dalam agama Islam sangat menganjurkan kepada umatnya selalu berlomba lomba melakukan ibadah selagi ibadah tersebut di niatkan hanya untuk Allah SWT.

Mungkin hanya itu yang bisa kami sampaikan kepada anda mengenai perbuatan riya meliputi bentuk, bahaya dan cara mengobati perbuatan riya. Selain menghindari perbuatan riya, perbuatan tercela yang wajib kita hindari yaitu  Perbuatan Kufur yang termasuk jenis perbuatan tercela.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan